Select Menu

Random post

Animalia

Evolusi

Genetika

Pertumbuhan Tumbuhan

info

Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh, seperti CO2, H2O, NH3, zat warna empedu dan asam urat. Beberapa istilah yang erat kaitannya dengan ekskresi adalah sebagai berikut.

  1. Defekasi : yaitu proses pengeluaran sisa pencernaan makanan yang disebut feses. Zat yang dikeluarkan belum pernah mengalami metabolisme di dalam jaringan. Zat yang dikeluarkan meliputi zat yang tidak diserap usus sel epitel, usus yang rusak dan mikroba usus.
  2. Ekskresi : yaitu pengeluaran zat sampah sisa metabolisme yang tidak berguna lagi bagi tubuh.
-
Sobat biomania, tentu sobat sangat menganggap puasa Ramadhan adalah ibadah yang sangat penting. Nah, untuk itu dalam menjalankan ibadah puasa ini alangkah baiknya menjaga stamina tubuh dengan asupan makanan yang baik, misalnya mengonsumsi buah tertentu. Asupan  gizi yang baik saat puasa, semakin mempermudah kita dalam menjalankan ibadah ini. Untuk memenuhi gizi saat menunaikan ibadah puasa, disaat berbuka dan sahur wajib mengonsumsi makanan yang bergizi seperti buah-buahan, sayuran serta minum minimal 6 kali dalam sehari.  Walau menu sederhana, yang terpenting makanan tersebut mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Saat  berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, dan protein yang masuk ke tubuh kita relatif tidak sebanyak hari-hari biasa. Berikut ini beberapa buah yang baik di konsumsi sebagai asupann vitamin saat berpuasa.
- - -
Imunisasi dapat dikelompokkan menjadi 2, yakni imunisasi aktif dan imunisasi pasif.
A. Imunisasi Aktif
Imunisasi aktif adalah kekebalan tubuh yang didapat seseorang karena tubuh yang secara aktif membentuk zat anti bodi.
-
Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi oleh salah satu dari 2 jenis virus yang secara progresif merusak sel-sel darah putih yang disebut limfosit, menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dan penyakit lainnya sebagai akibat dari gangguan kekebalan tubuh.

-
Berikut ini macam-macam penyakit akibat auto imun. Autoimun adalah penyakit yang timbul karena terjadi reaksi penyerangan jaringan tubuh sendiri oleh sistem imun.

1. Lupus erythematosus
Dalam istilah sederhana, seseorang dapat dikatakan menderita penyakit Lupus Erythematosus saat tubuhnya menjadi alergi pada dirinya sendiri. Lupus adalah istilah dari bahasa Latin yang berarti Serigala. Hal ini disebabkan penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi Serigala, tetapi berwarna putih.
-
"Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk." (QS Yaasiin: 78-79)

Saat kita meninggal dunia dan dikuburkan, maka beberapa waktu lamanya jasad kita akan menjadi tulang-belulang. Kemudian setelah beberapa tahun, tulang-belulang itu pun akan hancur dan berubah menjadi semacam biji. Dan di dalam biji tersebut kita akan menemukan satu tulang yang sangat kecil. Tulang itu disebut 'ajbudz dzanab atau tail-bone (tulang ekor).
- -
Tidak semua penyakit butuh obat, sebab tubuh punya mekanisme alami untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Agar tidak terjebak dalam konsumsi obat yang berlebihan dan tidak rasional, kenali penyakit-penyakit yang bisa sembuh sendiri.

Hampir semua jenis penyakit yang sifatnya akut (berlangsung singkat, tidak menahun) merupakan self limiting disease artau penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya. Beberapa di antaranya dipicu oleh gangguan pada mekanisme alami tubuh manusia, namun sebagain besar disebabkan oleh virus.
- - -
Tes kolesterol darah adalah tes yang mengukur kadar zat lemak yang disebut lipid dalam darah. Tes ini biasanya dilakukan sebagai satu paket tes yang disebut profil lipid atau panel lipid, yang mencakup kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserida. Tes ini juga sering dilakukan bersamaan dengan tes darah rutin lainnya.
-